Panduan Lengkap Instalasi Debian 10 Minimal Install
Pendahuluan
Dalam dunia sistem operasi berbasis Linux, Debian dikenal sebagai salah satu distribusi yang stabil, fleksibel, dan banyak digunakan dalam berbagai skenario, baik untuk keperluan server maupun desktop. Salah satu bentuk instalasi yang umum digunakan adalah Debian Minimal Install, yaitu proses instalasi sistem operasi Debian dengan komponen-komponen dasar tanpa tambahan perangkat lunak atau lingkungan desktop yang kompleks. Instalasi ini memungkinkan pengguna untuk membangun sistem sesuai kebutuhan dari dasar, sehingga lebih ringan, efisien, dan mudah dikustomisasi.
Tujuan dari praktikum ini adalah untuk melakukan instalasi Debian 10 dengan metode Minimal Install secara sistematis. Proses ini mencakup pengaturan-pengaturan penting seperti konfigurasi kata sandi root, pembuatan pengguna non-administrator (non-root), serta pemilihan metode pemartisian otomatis menggunakan skema All files in one partition. Selain itu, praktikum ini juga mencakup pemanfaatan Graphical Install sebagai antarmuka instalasi, penghubungan ke server mirror lokal (Indonesia) untuk efisiensi unduhan paket, serta pemasangan Grub Boot Loader ke dalam hard disk agar sistem dapat melakukan booting dengan benar.
Instalasi minimal Debian memiliki beberapa fungsi nyata dalam praktik dunia teknologi informasi. Contohnya, banyak administrator sistem menggunakan Debian Minimal Install untuk membangun server web, server database, atau lingkungan virtualisasi yang hanya memerlukan komponen-komponen inti, sehingga menghemat sumber daya dan meningkatkan keamanan sistem. Selain itu, pendekatan ini memberi fleksibilitas lebih tinggi karena pengguna dapat memilih dan menginstal hanya layanan atau aplikasi yang dibutuhkan.
Artikel ini penting bagi pengguna, khususnya pelajar, mahasiswa, atau praktisi IT yang ingin memahami cara membangun sistem Linux dari awal dengan pendekatan modular dan efisien. Dengan mengikuti panduan ini, pembaca akan mendapatkan pemahaman praktis mengenai proses instalasi sistem operasi yang banyak digunakan di lingkungan industri dan akademik, serta memperoleh keterampilan dasar dalam manajemen sistem berbasis Linux.
Prasyarat (Prerequisites)
Sebelum mengikuti seluruh panduan yang akan dibahas, terdapat beberapa persyaratan yang harus anda penuhi, antara lain;
- Pengguna memiliki komputer yang memenuhi spesifikasi untuk dilakukan instalasi Debian 10.
- Komputer yang akan dilakukan instalasi sudah terhubung dengan sumber internet.
- Sumber internet menjalankan layanan DHCP Server.
- Pengguna memiliki media instalasi yang nantinya akan digunakan untuk melakukan proses instalasi.
Alat dan Bahan
Berikut adalah alat dan bahan minimal, yang harus dipersiapkan oleh pengguna, untuk melakukan praktikum pada pembahasan kali ini;
Alat
- Laptop/PC
- Prosesor Minimal Intel Core i3 atau AMD Ryzen 3.
- Prosesor mendukung arsitektur 64-bit.
- RAM minimal 4GB atau direkomendasikan 8GB.
- Ruang kosong pada Hard Disk minimal 50GB.
- Menggunakan sistem operasi Linux atau Windows.
- Media Instalasi
- USB Flash Drive
- CD/DVD
Bahan
- File Image (ISO)
- Debian 10 GNU/Linux.
- Minimal menggunakan rilis point 10.0.0.
- Koneksi Internet
- Memiliki kecepatan download mininal 10Mbps.
- Memiliki kecepatan upload minimal 1Mbps.
Disclaimer
Panduan ini disusun untuk tujuan edukasi dan praktikum dengan fokus pada proses instalasi Debian 10 Minimal Install menggunakan metode Graphical Install. Seluruh langkah-langkah yang disajikan ditujukan untuk membantu pengguna memahami dan melaksanakan proses instalasi sistem operasi Debian secara bertahap dan sistematis.
Perlu diperhatikan bahwa panduan ini tidak mencakup instruksi mengenai cara membuat media instalasi (seperti bootable USB atau DVD), maupun konfigurasi BIOS/UEFI pada perangkat keras. Diharapkan pembaca telah memahami atau memiliki pengalaman dasar terkait dua hal tersebut sebelum mengikuti tahapan dalam artikel ini.
Penulis tidak bertanggung jawab atas kerusakan data, kesalahan konfigurasi, atau kendala teknis lain yang mungkin terjadi akibat penerapan panduan ini. Sebaiknya praktik dilakukan di lingkungan yang aman, seperti mesin virtual atau perangkat non-produksi, terutama bagi pemula yang baru mengenal sistem operasi berbasis Linux.
Topologi
Berikut ini adalah rancangan topologi yang penulis gunakan, selama menyusun panduan ini.
Dalam panduan ini penulis akan secara langsung menghubungkan komputer (PC Server Debian 10) ke sumber internet (modem). Sebagai tambahan informasi, bahwa DHCP Server pada modem dalam kondisi aktif, sehingga jika terdapat client yang menjalankan konfigurasi DHCP Client, maka komputer tersebut akan secara otomatis mendapatkan pinjaman IP Address dari perangkat modem.
Langkah Kerja
Berikut ini adalah tahapan-tahapan yang harus anda lalui selama proses instalasi Debian 10 Minimal Install. Tahapan-tahapan yang akan dibahas pada pembahasan kali ini, kami batasi seperti yang ada di dalam pendahuluan. Tujuannya, agar pembahasan lebih fokus dan membuat peserta menjadi tidak kesulitan dalam memahami sebuah materi.
Silahkan jalankan komputer yang akan dilakukan instalasi, pastikan media instalasi yang anda gunakan sudah terpasang, dan pastikan komputer yang anda gunakan sudah mendeteksi media instalasi yang ada.
Tahapan 1 – Memilih Menu Instalasi
Pada tahapan ini, anda diminta untuk menentukan menu instalasi apa yang akan di gunakan selama proses instalasi ?. Sesuai dengan yang penulis jelaskan di pendahuluan, bahwa pada panduan ini kita akan menggunakan menu instalasi berbasis GUI. Oleh karena itu, silahkan pilih menu Graphical Install dan tekan tombol Enter.
Karena kita menggunakan menu instalasi berbasis GUI, maka kita bisa menggunakan mouse selama proses instalasi, untuk memilih menu-menu yang disediakan. Sebagai tambahan informasi, jika komputer yang anda gunakan memiliki spesifikasi minimal, penulis menyarankan untuk memilih menu instalasi berbasis Teks (Install).
Tahapan 2 – Memilih Bahasa
Pada tahapan ini, anda diminta untuk menentukan bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi, dan bahasa default ketika sistem selesai dilakukan instalasi. Sebagai contoh disini penulis akan memilih untuk menggunakan bahasa Inggris.
Sebagai tambahan informasi, jika pengguna tinggal di Indonesia, Bahasa Indonesia secara default ada didalam daftar. Jika pengguna memilih menggunakan bahasa indonesia, maka silahkan anda langsung menuju ke Tahapan 5.
Tahapan 3 – Memilih Lokasi Anda
Pada tahapan ini, pengguna diminta untuk memilih lokasi tempat tinggal atau lokasi dimana komputer yang akan dilakukan proses instalasi berada. Sebagai contoh untuk menyusun panduan ini, penulis mengasumsikan bahwa penulis tinggal di wilayah Jawa Timur, Indonesia.
Berdasarkan daftar yang ada di dalam list, Negara Indonesia ternyata tidak terdapat didalam daftar, oleh karena itu penulis akan memilih menu Other.
Selanjutnya, penulis akan ditampilkan seluruh daftar benua yang ada di dunia. Pada tahapan ini penulis akan memilih opsi Asia. Mengapa demikian, karena Negara Indonesia terletak di benua Asia, tepatnya di kawasan Asia Tenggara. Untuk mendapatkan informasi tentang benua ini, anda dapat menggunakan bantuan mesin pencari.
Selanjunya, sistem akan menampilkan seluruh daftar negara yang ada di benua tersebut (benua yang anda pilih). Pada tahapan ini, seharunya negara Indonesia sudah muncul dan dapat kita pilih.
Tahapan 4 – Memilih Konfigurasi Local
Pada tahapan ini, secara default sistem akan menyarankan konfigurasi locale mana yang harus anda gunakan, berdasarkan referensi dari bahasa dan lokasi tempat tinggal yang sudah anda tentukan pada tahapan sebelumnya. Konfigurasi ini berfungsi agar sistem menampilkan informasi sesuai kebiasaan dan preferensi pengguna.
Misalnya, jika anda memilih opsi “en_US.UTF-8” maka sistem akan menggunakan Bahasa Inggris dan menyesuaikan format waktu, angka, dll, dengan standar Amerika Serikat.
Sebagai tambahan informasi, konfigurasi ini dapat diubah ketika sistem selesai dilakukan instalasi.
Tahapan 5 – Memilih Konfigurasi Keyboard
Pada tahapan ini, anda diminta untuk menentukan layout keyboard yang sedang anda gunakan. Jika anda tinggal di Indonesia, maka silahkan pilih opsi American English. Namun jika anda tinggal di negara lain, silahkan gunakan bantuan mesin pencari google untuk menentukan layout keyboard yang anda gunakan.
Tahapan 6 – Mengkonfigurasi Jaringan
Pada tahapan ini, pengguna akan diminta untuk melakukan konfigurasi jaringan, dari komputer yang sedang dilakukan proses instalasi. Konfigurasi jaringan ini meliputi konfigurasi IP Address dan komponennya, konfigurasi hostname, dan konfigurasi domain name.
Secara default installer debian akan menjalankan layanan DHCP Client. Artinya, jika komputer yang anda lakukan instalasi terhubung kedalam sebuah jaringan, dan di dalam jaringan tersebut terdapat DHCP Server. Maka interface tersebut akan secara otomatis menerima konfigurasi IP Address. Jika diperhatikan dengan seksama topologi yang penulis gunakan, maka interface dari PC Server Debian 10 akan mendapatkan IP Address secara otomatis.
Setelah konfigurasi IP Address dilakukan secara otomatis, maka tahapan konfigurasi selanjutnya (konfigurasi hostname) akan kita lakukan secara manual. Hostname adalah nama unik yang diberikan ke komputer (sistem) di dalam sebuah jaringan. Nama ini digunakan untuk mengidentifikasi komputer “secara lokal”. Sebagai tambahan catatan, pengguna dapat menggunakan hostname apa saja, asalkan tidak menggunakan karakter spasi (sebagai gantinya pengguna dapat menggunakan tanda _ atau – ).
Setelah menentukan hostname, maka tahapan selanjutnya adalah menentukan domain name. Domain name adalah bagian dari sistem penamaan jaringan yang lebih besar. Biasanya digunakan jika komputer kamu berada dalam jaringan domain, seperti di kantor atau institusi besar (contoh example.com, kampus.local, dsb). Jika anda hanya menginstal Debian untuk penggunaan pribadi atau di lingkungan non-domain, kamu bisa mengosongkan bagian ini atau mengisinya dengan sesuatu sederhana seperti local atau home.
Sebagai tambahan informasi, jika anda mengisikan hostname (syslabadmin) dan domain name (example.com). Maka nama lengkap komputer di jaringan (FQDN atau Fully Qualified Domain Name) akan menjadi syslabadmin.example.com
Tahapan 7 – Menentukan User dan Kata Sandi
Pada tahapan ini, pengguna akan diminta untuk melakukan beberapa konfigurasi terhadap kata sandi untuk user root (user administratif), nama lengkap pengguna, username dan password (user non-administratif) untuk login kedalam sistem. Sebagai tambahan informasi, bahwa linux pada umumnya mengenal dua buah user, user administratif (user root) dan user biasa (user non-administratif).
User Administratif adalah pengguna dengan hak akses penuh terhadap seluruh sistem operasi. Dalam sistem operasi Debian, user ini biasanya disebut sebagai user root. Dengan user root pengguna dapat mengubah konfigurasi sistem, menginstal atau menghapus paket, mengatur user lain, dan pada prompt shell biasanya ditandai dengan tanda pagar (#). User ini tidak dapat anda gunakan untuk melakukan login kedalam sistem.
User Non-Administratif adalah pengguna biasa yang tidak memiliki hak akses penuh ke dalam sistem. User ini digunakan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa membahayakan sistem. User ini hanya bisa mengakses file dan folder miliknya sendiri, tidak dapat melakukan instalasi atau menghapus paket tanpa izin khusus, dan pada prompt shell biasanya ditandai dengan tanda dolar ($).
Pada saat melakukan instalasi Debian 10, anda diminta untuk menentukan kata sandi yang akan digunakan oleh user root. Dengan anda mengisikan kata sandi tersebut maka secara otomatis, anda mengaktifkan user root. Karakter yang anda ketikkan, akan ditampilkan dalam bulatan-bulatan hitam. Agar karakter kata sandi yang anda ketikkan ditampilkan pada layar, maka silahkan berikan tanda centang pada opsi Show Password in Clear.
Sebagai tambahan informasi, jika pengguna tidak mengaktifkan user root (dengan cara tidak mengisikan kata sandi pada tahapan diatas), maka sebagai gantinya anda harus menambahkan perintah sudo (superuser do) didepan perintah administratif yang akan anda jalankan. Perintah sudo memungkinkan pengguna non-administratif untuk menjalankan perintah dengan hak akses administratif (root).
Selanjutnya, pengguna akan diminta untuk menentukan nama lengkap dari pengguna yang akan menggunakan komputer tersebut.
Setelah anda menentukan nama lengkap dari pengguna yang akan menggunakan komputer tersebut, maka tahapan selanjutnya anda akan diminta untuk menentukan username yang akan digunakan untuk login kedalam sistem. Secara default installer akan menggunakan nama depan dari full name yang sudah anda tentukan. Jika anda tidak setuju dengan username yang disarankan oleh installer, silahkan anda ganti sesuai dengan yang anda inginkan. Ingat, username ini merupakan user non-administratif, yang nantinya akan digunakan untuk login kedalam Debian 10.
Selanjutnya, anda akan diminta untuk menentukan kata sandi dari username yang baru saja anda buat. Pastikan kata sandi yang anda gunakan disini, tidak sama dengan user root (jika anda mengaktifkannya). Silahkan anda berikan tanda centang pada opsi Show Password in Clear, untuk menampilkan karakter kata sandi yang anda masukkan.
Tahapan 8 – Menentukan Konfigurasi Waktu
Pada tahapan ini, installer akan menampilkan daftar zona waktu yang ada di lokasi anda. Silahkan pilih zona waktu sesuai dengan tempat tinggal anda atau lokasi dimana komputer yang anda lakukan instalasi. Jika zona waktu yang ditampilkan tidak sama dengan yang ada di lokasi anda, maka konfigurasi tempat tinggal yang anda lakukan tidak tepat.
Tahapan 9 – Melakukan Pemartisian
Pada tahapan ini, pengguna akan diajak untuk melakukan proses pemartisian terhadap hard disk yang digunakan untuk melakukan instalasi. Terdapat banyak sekali metode pemartisian yang disediakan oleh installer. Sebagai contoh pada pembahasan ini, penulis akan memilih metode pemartisian secara otomatis (Guided – use entire disk). Sebagai catatan, opsi ini penulis rekomendasikan jika hard disk yang anda gunakan dalam kondisi baru dan tidak memiliki data apapun. Jika anda hendak menjalankan dual boot atau dalam satu hard disk terdapat dua buah sistem operasi berbeda, maka penulis menyarankan untuk memilih opsi manual. Karena dengan memilih opsi “Guided – use entire disk”, seluruh data (jika ada) dalam hard disk yang anda pilih akan dihapus dan diformat.
Selanjutnya, installer akan menampilkan daftar hard disk yang ada di komputer anda. Silahkan pilih hard disk yang akan dilakukan proses pemartisian untuk digunakan oleh Debian 10.
Selanjutnya, anda diminta untuk menentukan skema pemartisian yang akan digunakan. Sesuai dengan pendahuluan yang sudah dijelaskan diatas, pada tahapan ini pengguna akan memilih opsi All files in one partition. Artinya, seluruh file akan ditempatkan didalam satu partisi. Untuk memahami skema pemartisian ini, akan penulis bahas pada pembahasan yang berbeda.
Dikarenakan pengguna menggunakan metode pemartisian otomatis, maka proses pemartisian akan dilakukan oleh installer. Disini pengguna akan diinformasikan tentang partisi apa saja yang dibuat oleh installer. Jika penulis setuju dengan partisi tersebut silahkan pilih opsi Finish partitioning and write changes to disk.
Tahapan paling akhir pada bagian ini, installer akan mengkonfirmasi kepada pengguna, apakah akan menerapkan pemartisian diatas kedalam hard disk ?. Silahkan pilih opsi “Yes” untuk mengkonfirmasi dan menerapkan partisi kedalam hard disk. Setelah anda memilih menu Next, maka secara otomatis installer akan menghapus data yang ada pada hard disk anda, melakukan format, dan menerapkan partisi yang sudah disepakati.
Tahapan 10 – Mengkonfigurasi Paket Manager
Pada tahapan ini, anda diminta untuk melakukan konfigurasi terhadap paket manajer. Package Manager (manajer paket) adalah sebuah alat didalam sistem operasi (seperti Debian/Linux) yang digunakan untuk mengelola perangkat lunak atau aplikasi di dalam sistem secara otomatis. Dengan menggunakan paket manajer ini, pengguna dapat menginstal, menghapus, memperbarui, sebuah paket yang diinginkan.
Media Instalasi yang saat ini anda gunakan untuk melakukan proses instalasi, merupakan salah satu sumber (repository lokal) bagi sebuah paket manajer (apt) untuk melakukan proses instalasi sebuah paket. Karena, didalam media instalasi yang anda gunakan, tidak haya berisikan installer sistem. Namun didalamnya terdapat beberapa paket perangkat lunak penting, misalnya kernel, tools jaringan, dsb.
Coba anda perhatikan tampilan installer dibawah ini, media instalasi yang anda gunakan, akan diberikan label “Debian GNU/Linux 10.12.0_Buster_-Official amd64 DVD Binary-1 20220326-18:14”. Data ini akan disimpan pada file sources.list dan digunakan sebagai sumber repositori. Pertanyaannya, apakah anda memiliki file DVD yang lainnya ?. Jika anda tidak memiliki file DVD yang lain, atau hanya memiliki DVD 1 yang anda gunakan untuk melakukan instalasi, maka silahkan pilih opsi No.
Selain repositori lokal (CD/DVD), Debian/Linux biasanya memiliki sumber repositori online. Dimana untuk menggunakan sumber repositori online, komputer yang anda gunakan harus terhubung ke Internet. Pada tahapan ini, penulis menyarankan untuk terhubung ke sumber repositori online. Karena, debian 10 sudah memasuki masa End of Live.
Sebagai tambahan catatan, jika anda memilih opsi “No” maka akan mucul sebuah kesalahan. Hal ini terjadi karena Debian 10 sudah memasuki masa End of Live. Sehingga memaksa bagi pengguna untuk terhubung ke network mirror. Khususnya, bagi pengguna yang melakukan instalasi dengan kondisi komputer terhubung ke Internet.
Karena pengguna memilih untuk terhubung ke network mirror, maka installer akan menampilkan daftar negara yang memiliki server mirror untuk sistem operasi Debian. Silahkan cari negara tempat tinggal anda, dan pilih negara tersebut. Jika negara anda tidak terdapat didalam list, maka saran penulis cari negara yang berdekatan dengan lokasi anda. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses sinkronisasi paket, dan pengunduhan paket yang anda inginkan.
Selanjutnya, installer akan menampilkan daftar dari server mirror yang ada di negara yang anda pilih. Server mirror (atau biasa disebut mirror repository) adalah salinan dari repository utama Debian yang disimpan di berbagai server di seluruh dunia. Tujuannya adalah untuk mendistribusikan paket perangkat lunak Debian secara cepat, stabil, dan efisien, terutama berdasarkan lokasi geografis pengguna.
Selanjutnya, anda diminta untuk memasukkan http proxy (jika ada) yang anda gunakan didalam jaringan. Jika didalam jaringan yang anda gunakan tidak memiliki alamat proxy, biarkan saja bagian ini tetap dalam kondisi kosong.
Tahapan 11 – Mengkonfigurasi Popularity-Contest
Pada tahapan ini, anda diminta untuk mengkonfirmasi apakah ingin berpartisipasi dalam survei penggunaan paket ?. Debian memiliki sebuah program bernama popularity-contest atau biasanya disingkat dengan popcon. Program ini adalah program sukarela yang mengupulkan data anonim dari pengguna debian mengenai paket apa saja yang terinstal, paket mana yang paling sering digunakan, dan kapan paket tersebut terakhir digunakan.
Data-data tersebut akan dikirim secara otomatis dan anonim ke proyek debian. Fungsinya adalah untuk membantu pengembang Debian memahami paket mana yang populer dan aktif digunakan, menentukan prioritas pengembangan, perbaikan, dan dokumentasi, dsb.
Jika anda ingin berkontribusi silahkan pilih opsi “yes”, namun jika tidak silahkan pilih opsi “No”. Silahkan tentukan pilihan sesuai dengan yang anda inginkan, karena opsi ini tidak akan berpengaruh kepada sistem yang akan anda lakukan instalasi.
Tahapan 12 – Memilih Paket
Pada tahapan ini, pengguna akan diminta untuk memilih paket apa saja yang dibutuhkan. Secara default installer akan menyarankan kepada pengguna untuk menginstal paket Debian desktop Environment, print server, dan standart system utilities.
Namun, sesuai dengan pendahuluan yang sudah disampaikan diatas, bahwa panduan ini akan mengajarkan kepada pengguna untuk melakukan instalasi Debian 10 Minimal Install. Maka pada tahapan ini, penulis hanya akan melakukan instalasi pada paket Standart system utilities.
Secara otomatis, installer akan melakukan instalasi paket yang anda pilih. Silahkan tunggu sampai tahapan ini selesai dilakukan. Pada tahapan ini, pengguna tidak perlu melakukan tindakan apapun.
Tahapan 13 – Konfirmasi Instalasi Paket Grub Boot Loader
Pada tahapan ini, pengguna akan dikonfirmasi apakah akan melakukan instalasi paket GRUB boot loader di Master boot record ?. GRUB (GRand Unified Bootloader) adalah boot loader, atau perangkat lunak kecil yang dijalankan pertama kali saat komputer menyala. Fungsinya untuk memuat dan menjalankan sistem operasi, menampilkan menu jika ada lebih dari satu OS (misalnya dual-boot Debian dan Windows), dan mengatur parameter boot (kernel, mode recovery, dll). Sedangkan MBR (Master Boot Record) adalah bagian pertama dari sebuah hard disk (biasanya sektor ke-0), yang berisi boot loader (seperti GRUB) dan tabel partisi dari disk.
Selanjutnya, silahkan anda tentukan lokasi dimana aplikasi GRUB boot loader ini akan ditempatkan. Secara default, installer akan menampilkan saran dimana anda dapat meletakkan aplikasi tersebut (/dev/sda).
Tahapan 14 – Proses Instalasi Selesai
Pada tahapan ini, pengguna akan dikonfirmasi bahwa proses instalasi selesai dilakukan. Silahkan lepaskan media intalasi yang anda gunakan dan tekan menu Continue. Setelah anda memilih menu ini, maka komputer akan restart dan untuk pertama kalinya, melakukan booting kedalam hard disk yang anda gunakan.
Verifikasi dan Pengujian
Setelah komputer melakukan restart dan booting kedalam hard disk yang anda miliki, maka dilayar anda akan melihat aplikasi GRUB Boot Loader yang anda lakukan instalasi. Pada tahapan ini, anda tidak perlu melakukan tindakan apapun.
Setelah proses booting selesai dilakukan, pengguna akan dibawa masuk kedalam halaman login dari Debian 10 (CLI). Karena kita melakukan instalasi dengan mode minimal install, maka seluruh proses interaksi dengan sistem operasi akan menggunakan baris perintah.
Silahkan masukkan kombinasi username dan password (non-administratif) yang anda miliki untuk masuk kedalam sistem. Ketika anda mengetikkan kata sandi, karakter yang anda masukkan tidak akan ditampilkan oleh sistem. Jangan panik, ketikkan saja kata sandi yang anda miliki, dan tekan Enter jika sudah.
Jika kombinasi dari username dan password yang anda masukkan benar, maka anda akan dibawa masuk kedalam sistem Debian 10. Sampai dengan tahapan ini, maka dapat dipastikan bahwa proses instalasi Debian 10 Minimal Install selesai dilakukan.
Kesimpulan dan Penutup
Melalui panduan ini, telah dijelaskan secara sistematis langkah-langkah melakukan instalasi Debian 10 Minimal Install menggunakan metode Graphical Install. Tahapan yang telah dilalui meliputi pengaturan kata sandi root, pembuatan akun pengguna non-root, pemilihan skema partisi otomatis dengan seluruh file dalam satu partisi, koneksi ke server mirror lokal, serta pemasangan Grub Boot Loader ke dalam hard disk.
Instalasi minimal seperti ini memiliki banyak manfaat, terutama dalam membangun sistem yang ringan, fleksibel, dan sesuai kebutuhan pengguna. Pendekatan ini sangat relevan untuk digunakan dalam lingkungan produksi seperti server, maupun untuk keperluan pembelajaran dan eksperimen di lingkungan virtual.
Tahapan-tahapan dalam panduan ini juga sangat cocok digunakan oleh pengguna yang ingin melakukan instalasi Debian di dalam mesin virtual (virtual machine), seperti VirtualBox, VMware, atau KVM. Hal ini memberikan kesempatan bagi pengguna pemula untuk belajar dan memahami proses instalasi sistem operasi Linux tanpa risiko merusak sistem utama mereka.
Sebagai penutup, diharapkan panduan ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi pembaca dalam memahami dasar-dasar instalasi sistem operasi Debian 10 secara minimalis. Dengan memahami proses ini, pengguna dapat mengembangkan kemampuan dalam manajemen sistem Linux dan menyesuaikan instalasi sesuai kebutuhan spesifik di dunia nyata, baik dalam konteks pendidikan maupun industri teknologi informasi.


![[Debian 10] 1. Memilih menu instalasi [Debian 10] 1. Memilih menu instalasi](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3V1d3csDPUqoiW7M0pZ8RdWNHm4ndIq6BO2uvbGLXNr0AsYY_y5ISJCXZLMR_x9rApgYJFSqYkt9LpvsDx4AL8IqcMnUIglltr8qoTtI4Nc5yHCBONIMZCVNu_pC7iAz-IZ4mKkQqInELS3znAG3VKBVvgjkZrn3rA4joSOQRsWaEkPi1s9flPZA28sw/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%201.%20Memilih%20menu%20instalasi.webp)
![[Debian 10] 2. Memilih bahasa [Debian 10] 2. Memilih bahasa](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguoYx8is6HpSH0NIeFE_Cwr_hMzk1Cz7qemdO0woGhV2H812_3V5rejJ1GHisXkIsrkl2nN2_zNgZ_U49vHNTs5lW04yGhIZ759kZ88QTPUu6VkzwLNQ2xWvI0zX_4bE_rby9XHSd_fEWcRVBciGGjM2Ab01rDsuH_dZMCFMJ_oEBh7TICi86vRBhSAks/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%202.%20Memilih%20bahasa.webp)
![[Debian 10] 3. Memilih lokasi tempat tinggal part-1 [Debian 10] 3. Memilih lokasi tempat tinggal part-1](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_12knWnI2gam_KPmmF6brM-17zF41heJP3mo__8jXmN9Z7qCw7sED2JqjWWM5JQ1faN2WxZ_BMo-R1_5XXZ2TBEc3svrevsB2Tpw9uRulw8uBWfcbNZ5EKBheBDF2wXkgxGyxNGw9cMK7ONPosuG2y_cTZC7Cpkudoli0J_AllIBaNIF8lHFwgbU5b6Y/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%203.%20Memilih%20lokasi%20tempat%20tinggal%20part-1.webp)
![[Debian 10] 3. Memilih lokasi tempat tinggal part-2 [Debian 10] 3. Memilih lokasi tempat tinggal part-2](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoLEf_zNBbyCMUOGMzP2B7J1ZNgYm5_pa2Lf_PfuWgWeh4oWhBaDEEd9iUIaCIhlKDUlwTSs5FxIwrFWG9pxt4i7yLHDBd76vRUkT1qD_BH9h2IwJg-Twqo-ovKV-dYT8PcQdce0Nbd1g_Z_q72yOOCpLQUnLmJOKB-qAtj7jiUBu4939KiUx4Gj1Q3bg/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%203.%20Memilih%20lokasi%20tempat%20tinggal%20part-2.webp)
![[Debian 10] 3. Memilih lokasi tempat tinggal part-3 [Debian 10] 3. Memilih lokasi tempat tinggal part-3](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5ItEMs5fr9S9DmNx_E8JaTDiVnRn8k07r-IZE_Yjz-pywRxpXNasf4fC_mXPTtHkyssu9Z2xV6W5f9yiAmOH3MozXwWgMtJ8gu6f50QG54o_aaVwxVAJ-JrUZj2IJDwM_O7iNarMXap0oJdXKkke7m8p69IcNOEfo9IbPN9MpTAK-RqPFbWzigv2csag/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%203.%20Memilih%20lokasi%20tempat%20tinggal%20part-3.webp)
![[Debian 10] 6. Memilih konfigurasi locales [Debian 10] 6. Memilih konfigurasi locales](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3s2WqaOsNIK-x-8upA97x3eB-5D6GuXzDRyN3lkEYBzL8qe7r5Vn6SORQy3OLU69akPwLjJKK3Byr-BsVFvBHZ8xsqFzSlg7Z_cpNzI0hZCE9BgJo901Cv685eRtyQyy9EoHoD9C7D9_NjZE40dX51WB1cIMkZa5eu1bYs0WcD7M0QEfFkk8d7B-d7js/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%206.%20Memilih%20konfigurasi%20locales.webp)
![[Debian 10] 7. Memilih konfigurasi keyboard [Debian 10] 7. Memilih konfigurasi keyboard](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiew4GhUGlgoATEDSFaocNvBso-JuEmP6YRH1USPZ9iWeGYAYTxP-aStasVqwZa55pRxe5hXNVNjLzEuQEuAuyM1o5T-o4CZkkf_U-_xLY4J0CXewxCLsbEJiHceNyF7_36_in68oWBgS9j0C67DuV_cV6xG5Ccg0nzI6N_v9bknf3MVCp7Q1miwvnSAVE/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%207.%20Memilih%20konfigurasi%20keyboard.webp)
![[Debian 10] 8. Menentukan hostname [Debian 10] 8. Menentukan hostname](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVoOWeTrSzea5oP_ypetkuCwVQgkhHoVFPdtMsUWh_C9X3BcwjjwyNRH8dOUZ0Y3Nehl6b4uxEpgkWMFNgS_o0_IXcJw1qvBrla6RIpjBsts1wa1117SyLq9CajqbJmajZAFtk8xnBpmJXkx2-jENdp40_X2B5-dTZwIyvIfHlw0qp4Ynm0yR_3Y_c9y0/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%208.%20Menentukan%20hostname.webp)
![[Debian 10] 9. Menentukan domain name [Debian 10] 9. Menentukan domain name](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVWg25ekg4EGX1TqoecMboQDF45MPJMdFau7WvFCwlsKJIL5BIwGJAVy-WRz2-bsxI7mnARKAeWUxEs_reoDiL1ZmAlyIQa0vM0oHsDKq-V1e0Iu5BKAj1KEDLsmO0_rT6LGSk8gooCSN1jv__YIMKPLuiBX3v3ojFpmCs70-qWbEYdwWofhv9wk7lugQ/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%209.%20Menentukan%20domain%20name.webp)
![[Debian 10] 10. Menentukan password untuk user root [Debian 10] 10. Menentukan password untuk user root](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLG3-Zv9p2JM1kJfZt5K_uMoNPTiUruVbFs9QcFEJ0BG9GwrbPau9GvbYE93G8PIXQOShNHl_le0aaiYU5T9wHJvr-Vce6tF3Ah6Y32qy0lxhRZsHemlZMedU87-m23ziaNTYc_8MveDP51flIPwS6Ri97YHGdhyR5AGl8AOdrvj0_u-owrnTdQ8aHwXM/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2010.%20Menentukan%20password%20untuk%20user%20root.webp)
![[Debian 10] 11. Menentukan nama lengkap pengguna [Debian 10] 11. Menentukan nama lengkap pengguna](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_n1RMGzTVDXsteZJDe0tReChbdJO5sskVhxRbYLMXi0suXPiintniKiqp2flt3eRmivSAo74Cs9xSNz6_stHMR78UZh9sFApcoldjLw2WxYS_t8-qGvByntNw4dDj8XOeDlWXzp9dGd_GOa1iFPLorAxY3799eM9zm40TrYIoN5WAc0aaG9HY6pQh6bE/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2011.%20Menentukan%20nama%20lengkap%20pengguna.webp)
![[Debian 10] 12. Menentukan username (non-administratif) [Debian 10] 12. Menentukan username (non-administratif)](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjH3LG2PayQXch-kn0xkkQFO3d8SIwqXbUdHTvDkUNqo6c6wXT9CJ8qCGTrNItd7tm3EvkXfbF6DRAd_bZUmQ2XJkUJllk0E2YEYg1G3ws6TaNfPMTMTAFEZhu3fqD2an4mv-4pqw9rGF346RGGQlnKmVH4kiyVeR_5BokHoZCIOl0nnewqidrf_7JGhQk/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2012.%20Menentukan%20username%20(non-administratif).webp)
![[Debian 10] 13. Menentukan kata sandi untuk username (non-administratif) [Debian 10] 13. Menentukan kata sandi untuk username (non-administratif)](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAowzZiXXHEIAa4BDyszzoXPf6fuYv8jIL473X6aLMcRxvYwKxRAdGTbDJ98fhP3m9TEs6EIeHgv9WIR289HEnQczYQq69wyD_3BjEmphl4kWU8L-2hy5OVNUh8cEqRaCvsEn8eQyZTJvy93KUAAqRdOF6IY5FD1E5THF-MdaCvBcclC0rVB6cS1XSVmM/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2013.%20Menentukan%20kata%20sandi%20untuk%20username%20(non-administratif).webp)
![[Debian 10] 14. Memilih zona waktu [Debian 10] 14. Memilih zona waktu](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0qxOa9J3uy4lDu8krxlhdjU2sgNPNNoYliBr0IlQe7LhLQlJqImjvuBaO1NcTIs30jKXRYUvRAXYMbU1GSElZLLyJemDpkCu46VpR2KbGGkzarKMaN206Fer5KM_1ihHXSRX1eu500h51UpDfvE2PJBQhhNuxc8Ia9iP0EeWmohImXdx6yelma1Lsy84/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2014.%20Memilih%20zona%20waktu.webp)
![[Debian 10] 14. Memilih zona waktu [Debian 10] 14. Memilih zona waktu](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjODh6F4af9xsi2l0HWml5rQfEA1ls2eV9UyFQlFUrfxORXSlUhsjxpB-97fzEgVY64vGoylp0-PYaUVat_3IR3t7hCTrnttlRVAiXgA9U1w_aCARO5s3ctQMtMgSmJICBbHSyAHc38Y_MPct9G9U9Vfhf5ZWoV5oebkThdb150pQaaZJhuhTzvgol7HDs/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2014.%20Memilih%20zona%20waktu.webp)
![[Debian 10] 16. Memilih hard disk yang akan dipartisi [Debian 10] 16. Memilih hard disk yang akan dipartisi](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHRQ3x8TBy_dZNBNNVC5Qipzj0T6PMvj2Kuk04dNkdE9Y7ghkMq8gQY-YxBDEvoTKTHcCIfR0UjDcCF3sRJEJwpCN2npZyfOsiM_10nh5s3psAvouMReP4f6spuQG8Vx0WXu93Nf4HcEE77F-9hN6huYN46vukUYxbVkYdGS7yjDArKLcqKWH3723ZK8Q/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2016.%20Memilih%20hard%20disk%20yang%20akan%20dipartisi.webp)
![[Debian 10] 17. Memilih skema pemartisian [Debian 10] 17. Memilih skema pemartisian](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9SDtF_3IZi7sthu-VZ3wPnd_xkAx_wVxECH-AJXPTj3KYIPESa5hX_k1BlhM0KRk8Pak78epTsFwkmSBdk1SfnfI0mLV7WMSaOGoR64gV-F4SPCEeFYQqp588FKRSzBCk8_38zyf3QCNDZRt9m-aOv3AzDi8o-bv5R6QZ_sZS4dfF5poimtMR6F2zh3E/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2017.%20Memilih%20skema%20pemartisian.webp)
![[Debian 10] 18. Konfirmasi hasil pemartisian hard disk [Debian 10] 18. Konfirmasi hasil pemartisian hard disk](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVGpVFzSiR_BG2Ln9yR_v4BKhSTqPtiSLmA0DURUdDvC7PnXvsXIC7UpibNNzzZ6OFZHtYB-3v0fenVa5rjf9dRUMQX5m443UvfKa-efD6ddH86Nsy2Bg55GT5PMAKHzYjNX5QFJiJpN18ZB5nILkX_gJ-TQt0P9evloD8KSXQmXeHYqP03FC1Lk5kciU/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2018.%20Konfirmasi%20hasil%20pemartisian%20hard%20disk.webp)
![[Debian 10] 19. Konfirmasi menerapkan pemartisian ke hard disk [Debian 10] 19. Konfirmasi menerapkan pemartisian ke hard disk](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTO9mecERhrAKoGm3T67GA-cQ_yWLeP7b14DacgXjB8aKBaodH54T1V27Dca36T735t_t96jvIjvvT0SEJ2Ckurq7C0EpNpmWFB2mv64hEoek2x1Y1UJiW-wg8oMsjVKpYAV3krkofI8JB4u9cz6vccKMNByIh4OTLac08oyCCqYDF70SSbxjNygfsiUY/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2019.%20Konfirmasi%20menerapkan%20pemartisian%20ke%20hard%20disk.webp)
![[Debian 10] 20. Konfirmasi pemindaian CDDVD lain [Debian 10] 20. Konfirmasi pemindaian CDDVD lain](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQyJ6TlCCI89aOGP2A0Xe2HU7orABTF70CvZOvphObhExizo4tDoV8plKfYjMWrufqRGXUAl7MSWeTrlPRbKYOkVf6PpneWlvjVs8BrqtV2WMQLy99wTDXvKQW9Ht93KCuMGBw4njITGO_hqtM4Y7B-UEkY-L0IbwAZ4RciCYAukNzP89MPt015iLIsg8/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2020.%20Konfirmasi%20pemindaian%20CDDVD%20lain.webp)
![[Debian 10] 21. Konfirmasi penggunaan network mirror [Debian 10] 21. Konfirmasi penggunaan network mirror](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXRHv6jtE-B8nbvRYB5ygN-Rv1xguFw2ITMlaED51BJMVrEXEBBP-xXoX2YV9manVhDuPjiomGmhfF9vHps5bD_7x3cHe4z_NscgtT0JcBOgcBrNwbVQCeQRhbotCyOUYBGlwnc3bereN5wsYYcC2_ekN2lttAYEKZ8Jt1oSBLAAWFWAOP741K44EQHto/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2021.%20Konfirmasi%20penggunaan%20network%20mirror.webp)
![[Debian 10] 22. Memilih lokasi server mirror [Debian 10] 22. Memilih lokasi server mirror](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLGJce6wF0lIcRwgZfneNF-FaGKxpR_NhmbkYIaz9CPN3fdvp-liVatvt2Us5k7qKjjEsjlkpbeOcQa24-mO6ITpZG3XGwr8UNFvW-dtf4uiT0ltGP5DQaiBkaPaaeNdKma92tsPtj8sFLehUSLwKqcFXjY_Z9U5D8kDgfFaeZzWE3r1yXrLkR4QuUOVA/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2022.%20Memilih%20lokasi%20server%20mirror.webp)
![[Debian 10] 23. Memilih alamat server mirror [Debian 10] 23. Memilih alamat server mirror](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirfOpQ2ijUYth1Ki2Dyp5OsjqMqi-cI4HkQ7YXplmKHeXAEcxSfbyTeO1iw44sHHPpSFqDLfPa0tf5EVbIr2MLwm3etGTykF753GVA0fs1Flr1FiwWC8SpZtI12VWk37qS97G0fi8UTc28xnJ5dG6ugRnHx8CCyzHRjLFM7T1YfD3ob1r0FmMYo-hsruY/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2023.%20Memilih%20alamat%20server%20mirror.webp)
![[Debian 10] 24. Menentukan alamat proxy yang digunakan di jaringan [Debian 10] 24. Menentukan alamat proxy yang digunakan di jaringan](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhvxwwarj2w30YNyJLluVAfeygQ_m50aAm31JALbqlefCyQ9odJQI-laWW-yAnVaAyI8-55a7GNvZKQLh3kqM47M8MYHTjAxLSETTnaZyCdImIUh5M5vy0mJWCphvI2Nmud8XLIFDXIgHL40o6s04zcSfp-t-JFESt1EHkfdfUCPTlRbHU_DH5NgzSXwI/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2024.%20Menentukan%20alamat%20proxy%20yang%20digunakan%20di%20jaringan.webp)
![[Debian 10] 25. Konfirmasi mengikuti survey [Debian 10] 25. Konfirmasi mengikuti survey](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiCukOVtqkrDnGq3TJL0dYnJ54oGu6RqN2Cebv5a7mbhBnhWqIv-L384VGZ47pJt_nXIExE7d0MsS1lb2OXt3tWSme-2ElmvgqbYf_H6PNwgVBM12ibHWiIX6VV11zvihU6xvX5e0jLwrgA77tknaKhvDAiWbMrIBKPSOq2WFcPiUERn4OD4wZmPrMcaE/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2025.%20Konfirmasi%20mengikuti%20survey.webp)
![[Debian 10] 26. Saran paket yang akan dilakukan instalasi [Debian 10] 26. Saran paket yang akan dilakukan instalasi](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3nZ9wC1N7wQzpEeJVXQD6rgt5FEi88H2Dmnk1owWIkGibuWRWM_xnod_Aksr5kgBugn8QzHSXEdljDd8Ua2JE12taCGDbyYGpvfZRImv4-A_ftblSeXY2u4H4Q5FsTKCSe5e97rqfEfLP1gx5hdPduZgvN2Td5nELIEVxy-Gg5-hp6CFOjar-jE9se-w/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2026.%20Saran%20paket%20yang%20akan%20dilakukan%20instalasi.webp)
![[Debian 10] 27. Pilihan paket yang akan dilakukan instalasi [Debian 10] 27. Pilihan paket yang akan dilakukan instalasi](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZtGpeAwKCOFKSiSvJmT7DxF9OpxPflXT3zojuh-XumYbVNKowHV0FVnEYXjcIqm0doBb4Av21BBrCwyZMQhwb-l0WvU1m09974gWP9bgjyaFnH7wQuYQu_4uTNlBYm1qtocFJl1wvVkabOECNbj8I74Nsw6_0U3xiMx3yzIQjH4N5ppIXVgdoXpaDWdw/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2027.%20Pilihan%20paket%20yang%20akan%20dilakukan%20instalasi.webp)
![[Debian 10] 28. Proses instalasi paket dan sistem [Debian 10] 28. Proses instalasi paket dan sistem](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDGy38KtfMCLE6_ia7BVeMjaVAwyhLhqGr1mumfX0D9HR2LLn3fjarwulmiOpkNpWSyAdAnL0xSzzp-125rcB5KfbUpHfrFWc6NcnhVBtGFtCutrHKwXfvJ4rBzwrxhbhXjo2TzR6U90WksWhPZKHX1tP2L3C-yxyK7rqJJkFuXP9_BTajCV2akF_4bEI/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2028.%20Proses%20instalasi%20paket%20dan%20sistem.webp)
![[Debian 10] 29. Memilih instalasi paket GRUB Boot Loader [Debian 10] 29. Memilih instalasi paket GRUB Boot Loader](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhx95N-5g3Q5bnxWoROcHyRuOdp3PwahTOC_xEcB3H07SFdP-DNJ3770iMwS_kMYrpYNFWZWwX32aftWyXfUWMS7DRsu9IxVtc1HCH0pSwivbRJ35EOttnF3iFgftgjwZAgmdw5WHnvCrNCqXtlxqTuHZQVog8yIfxcYnMEuZyMIaRYn_lhbOX9APXNpPY/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2029.%20Memilih%20instalasi%20paket%20GRUB%20Boot%20Loader.webp)
![[Debian 10] 29. Memilih instalasi paket GRUB Boot Loader [Debian 10] 29. Memilih instalasi paket GRUB Boot Loader](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZ1w3tSRo3vu9qntN-9hEchW2_JOcUa-1wktVOhQ0twPQIzd7fxW3uhu5JPp2qWTBrfTiJ1f6hQ9obcn5V5p70Buq0Edrx3B-69GZpxuuyaRYlJoBfO-GiiJQLtC2zyi8ouTSxVw_gR5X2i53DuBLWp6AuoCEJ7e_sVpXsPVCrKcNW9BiYLZMWzuQNX1Y/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2030.%20Memilih%20lokasi%20instalasi%20GRUB%20Boot%20Loader.webp)
![[Debian 10] 31. Konfirmasi instalasi selesai dilakukan [Debian 10] 31. Konfirmasi instalasi selesai dilakukan](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtMhzIGpzt51o2Cq0MvhmQCAMaYrDgGAjARJvebbqQ2RCxqRsFYoiCxXPV_HFPH3Tl5GuR86Wc1zmNOOOR7QT6GzQT065Nnn_ELjtBjjAMh4zVYsIQQv9aGGox2hyphenhyphenkc31ilfBn9NvhcMbJfzhDQQ80bhp-1nSA_6_XbumKKMuNXx7973w5XkLlxnLRPpQ/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2031.%20Konfirmasi%20instalasi%20selesai%20dilakukan.webp)
![[Debian 10] 32. Tampilan GRUB Boot Loader [Debian 10] 32. Tampilan GRUB Boot Loader](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPouCCaQ5HBDZ5gW2axaw-aJJ3JeGIJGzCadut4iZpENQLDErY06VOHUxFRMuXdGn46n_dS7ze6MsaYZS2H7dSRNHzKij36ie1vOkYw74QL1D5ovMioCtn7EeB1MYiSzaFFBp3uXfOvZiA_S3Jcek90GgKU59Fe9hHLrIegGxDFjxo8NbFykE2Ysefuwk/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2032.%20Tampilan%20GRUB%20Boot%20Loader.webp)
![[Debian 10] 33. Halaman login [Debian 10] 33. Halaman login](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWhkR1VQRt4WZbsG9twY14DXRmdVawntl7ni-m7rh1-cVZ72d2ucpMU2oX5wQpGzSm8GbJk_0wVpaWc3pfJn-KROZ6KbV8sPOP_iVGHMvv82VRcH74yZxTuI06xkGb4Nz7fXzyA26LJxJW4M9e4pJtL_4BkxH7a1ofnyjIjR-p51YlF0XIOmgRkCvb95Q/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2033.%20Halaman%20login.webp)
![[Debian 10] 34. Halaman utama setelah login [Debian 10] 34. Halaman utama setelah login](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglSUF88nwKC7oQy6mXy1HKws_-sOsoyqX9jTst3gWF6wD6GnT1XcK-1oY66BObQBKTmC_8ZOaiJHreFvHho3hHQm2xOF1_WOYZccJJleIhr_b1jaBdXdzuo4JWPr9aizRrfXhNR_jjZvGNrM3t9j0mlAmq2-K_T4wuCXePXS851zbBkoo-ab02iiHg9J4/s16000-rw/%5BDebian%2010%5D%2034.%20Halaman%20utama%20setelah%20login.webp)
Posting Komentar